Bagaimanakah kondisi ideal yang harus tercipta lebih dulu agar tahapan-tahapan collaborative working relationship dapat dilaksanakan oleh farmasis?
Tahapan Collaborative Working Relationship
Berilah penjelasan tentang kondisi yang harus tersedia agar PC (Pharmaceutical Care) sebagai suatu collaborative working relationship dapat terlaksana! Sebutkan hasil yang diperoleh jika masing-masing kondisi tersebut terjadi!JAWABAN:
- Hubungan yang dekat antara farmasis dan dokter. Farmasis merupakan counterpart dokter, bukan partner dokter karena farmasis harus selalu ada di samping dokter untuk memberikan masukan mengenai pengobatan yang tepat untuk pasien.
- Waktu untuk berinteraksi. Diefisienkan dengan menyapa dokter setiap bertemu, rendah hati, percaya diri terhadap kemampuannya, dan tunjukkan rasa empati sehingga waktu berinteraksi dengan dokter semakin banyak. Intinya tunjukkan bahwa kita adalah farmasis.
- Pengetahuan klinis yang memadai, sangat mendukung untuk berinteraksi dengan dokter.
- Saling terbuka/menerima untuk suatu kerja sama.
- Adanya penghormatan/ menghargai tanggung jawab masing-masing profesi.
- Adanya diskusi aktif mengenai hal-hal yang berkautan dengan permasalahan pasien. Terjadi ketika hubungan farmasis dengan dokter semakin dekat dan ada waktu untuk berinteraksi.
- Saling menghormati satu sama lain (ditunjukkan dengan perbuatan).
- Adanya saling percaya terhadap kompetensi masing-masing.
![]() |
Tahapan Collaborative Working Relationship. pic:economictimes.indiatimes.com |
Kendala Utama Pelaksanaan Pharmaceutical Care
Bagaimanakah cara menghadapi (mengatasi) kendala utama pelaksanaan pharmaceutical care yang merupakan tantangan diubah menjadi peluang?JAWABAN:
Dilakukan dengan 5 tahap, yaitu:
- tahap 0: kesadaran profesional/profesional awareness- tahap 1: pengakuan/pengenalan organisasi/ profesional recognition
- tahap 2: eksplorasi & percobaan/ exploration & trial
- Tahap 0-2 dilakukan dengan open communication
- tahap 3: pengembangan hubungan profesional/profesional relationship exspansion (dilakukan dengan trust). Pada tahap 3 ini dilihat adanya karakteristik individu, konteks, & pertukaran.
- tahap 4: komitmen untuk saling bekerjasama/ commitment to the collaborative working relationship (dilakukan dengan caring).
Persyaratan Pokok (prinsip) PC
Berilah penjelasan tentang persyaratan pokok (prinsip) PC!Berilah penjelasan pula tentang hasil pelaksanaan persyaratan pokok tersebut! Seperti apakah persyaratan pokok yang harus dilakukan, agar PC dapat diwujudkan dengan benar? Berilah penjelasan tentang tujuan utama masing-masing yang akan dicapai saat persyaratan pokok tersebut terlaksana!
JAWABAN:
a. Profesional relationship (hubungan profesionalitas/persahabatan) antara dokter dan pasien dengan farmasis harus terbangun dan selalu dijaga. Hubungan profesionalitas dibangun dan dijaga dengan melakukan open communication, menanamkan trust, dan menjalankan/mengabdikan caring. Tujuan & Hasil: pasien akan memberikan semua informasi apapun masalah yang dihadapi pasien ke farmasis sehingga dapat dicari solusi yang terbaik.
b. Patient’s informed consent (informasi dari pasien yang berhubungan dengan data rekam medik pasien), harus dikumpulkan, diorganisasi, dicatat, dimonitoring, dan dijaga. Tujuan: untuk meningkatkan keamanan pasien karena pengobatan yang diberikan bisa berdasarkan evidence bases, data-data ini diperoleh dari adanya hubungan profesionalitas. Hasil: Keamanan proses terapi untuk pasien meningkat.
c. Patient-spesific medical information must be evaluated (data rekam medik pasien harus dievaluasi), terutama yang berhubungan dengan obat resep/obat keras. Terapi berhubungan dengan pasien dan dokter. Tujuan: meningkatkan pengawasan terhadap pasien Hasil: Keamanan proses terapi semakin terjamin. Hasil akhir dari PC adalah meningkatnya kualitas hidup pasien.
Langkah Dikerjakan Farmasis Standar Profesi
Berilah penjelasan tentang langkah yang harus dikerjakan farmasis, agar dapat menjalankan standar profesi tersebut!JAWABAN:
Langkah yang harus ditempuh adalah 5 tahap pengembangan stage 0-stage 4 (udah dijelasin di atas) yang terangkum dalam OTC (open communication, trust, and caring). Open communication dilakukan dengan menyapa dokter, dan memperkenalkan diri kita ”tunjukkan bahwa kita adalah farmasis”, setelah itu tanamkan kepercayaan (trust) antar profesi kesehatan, dan lakukan caring untuk menjaga hubungan profesionalitas.
Tujuan Ideal Terlaksananya PC
Mengapa PC sukar terlaksana di Indonesia, dan tindakan proporsional seperti apakah yang harus dilaksanakan farmasis untuk mewujudkan tercapainya tujuan ideal tersebut?JAWABAN:
a. tingkah laku/attitude dari farmasis yang menyebabkan hubungan farmasis dan dokter menjadi kurang harmonis. Tindakan: Lakukan OTC
b. Kurangnya kemampuan berpraktek PC yang baik dari farmasis (lebih pintar teori daripada praktek). Tindakan: tingkatkan kemampuan/skill terutama yang berhubungan dengan praktek PC
c. Ketidakleluasaan yang berhubungan dengan sumber daya
d. Ketidakleluasaan yang berhubungan dengan sistem
Ketidakleluasaan ini berhubungan dengan sistem pendidikan kefarmasian yang berbeda antar universitas sehingga menghasilkan farmasis yang berbeda pula tingkah lakunya.
e. Hambatan intraprofesional
Hubungan profesionalitas antar farmasis sulit dikembangkan karena bisa jadi mengganggap saingan (hubungan cenderung kompetitif). Tindakan: membentuk jaringan atau relationship yang lebih baik dengan menganggap bahwa sesama farmasis adalah saudara/ ada hubungan kolegalitas sehingga satu sama lain harus saling bekerjasama
f. Hambatan akademik/pendidikan.
Perbedaan pendidikan kefarmasian yang diperoleh oleh masing-masing farmasis.
0 komentar
Posting Komentar